korek mesin motor

Senin, 27 September 2010

UKURAN LUBANG INLET


Menentukan lubang inlet atau lubang hisap harus ditentukan terlabih dahulu peak power di rpm berapa.di motor balap skubek terkini, seperti di Yamaha Mio 150 cc.berdasarkan pengujian menggunakan dynotest, peak power hanya berada di 9.500 rpm.memang lebih banyak dari motor bebek, maklum dibebani mesin CVT. Makanya tenaga puncaknya di gangsingan bawah.
Makanya menarik untuk di cermati dan dapat di jadikan contoh dalam menentukan ukuran lubang inlet di kelas bore up 150 cc. di Yamaha mio harus menggunakan piston 57 mm. Sedang stroke standar mio yaitu 57,9mm.
Bagaiman menentukan lubang inlet, besar klep dan venture karburator yang digunakan?untuk mendapatkan ukuran tersebut kita harus tahu dulu gas speed (GS) di lubang porting. Menurut referensi dari tuner luar negeri 80 meter/detik. Untuk mencapai angka tersebut diperlukan homogenitas campuran bensin dan udara. Jika kelewat gede atau kurang dari 80meter/detik akan tidak homogeny.lebih gampang 100 meter/detik saja(ujar para mekanik).Setelah itu mencari ukuran diameter inlet port,paling gampang bias diukur dari diameter lubang inlet di kepala silinderyang ketemu dengan inlet manipol. Untuk menentukan itu dapat dengan rumus:
Gas Speed = Diameter Piston² X Piston Speed
Diameter Inlet Port²
Piston Speed = (2Xstroke x rpm)/60

Yamaha mio punya stroke 57,9 mm(0,0579 meter) .Pada gangsingan 9.500 rpm,maka piston speed = (2 X 0,0579 X 9.500) = 18.335 meter / detik, maka dari situ kita dapat menghitung inletnya:
Diameter Inlet Port = Diameter Piston² x Piston speed
Gas speed
Diameter Inlet Port = 0.057² x 18,335
100
Diameter Inlet Port = 0.00244 meter = 24,4m
Setelah tau diameter inlet port 24,4 m. Jika mau mengetahui ukuran klep yang ideal memerlukan rumus panjang dan riset yang panjang.dan harus tahu dulu diagram kerja kem yang buat kita pusing.Kita bias menggunakan rumus ringan,contoh:inlet port untuk ukuran motor cc kecil, yaitu 0.85 x diameter klep isap. Maka diameter klep isap = Diameter Inlet Port/0.85 = 24,4/0.85 = 28,7mm, dibulatkan menjadi 29mm.
Klep buang biasanya berkisar 0,77mm sampai dengan 0,80mm x diameter klep isap. Jika diambil pakai 0.80 jadi ketemu 0.80 x 29 =23,2 dibulatkan menjadi 23mm.

Venturi karburator

Menentukan besarnya venture karburator juga bias berpatokkan dari perbandingan Sebagai contoh diambil dari buku panduan flowbench merek Superflow SF-110/120. Perbandingan 0.85 mm x diameter klep.jika contoh diatas venture 29x 0.85 = 24,65 mm dibulatkan jadi 25, tapi karbu dengan venture 25 dirasa susah bias menggunakan karbu RXking dengan 26mm, Atau karbu PE 28.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar